Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Youth Agricareture 2018

          Youth Agricareture adalah program social project dari organisasi International Association of Students in Agricultural and Related Sciences atau biasa disingkat IAAS. IAAS adalah Organisasi pertanian terbesar di dunia dan memiliki anggota di 40 negara di dunia termasuk di Indonesia, setelah itu dibagi lagi menjadi beberapa local committe, salah satunya yaitu local committe Universitas Lambung Mangkurat. IAAS juga melakukan aksi dan solusi masalah pertanian di Indonesia salah satunya adalah dengan program Youth Agricareture 2018.          Youth Agricareture tahun ini diberi tema Food Diversification atau diversifikasi pangan. Yang dimaksud dengan diversifikasi pangan adalah penganekaragaman pangan. Alam diciptakan dengan begitu luasnya oleh Allah SWT. Semua pasti ada maksud dan kegunaannya, diversifikasi pangan menjawab itu, bahwa manusia masih bisa memenuhi kebutuhan pangannya walaupun ti...

My friend is such a badass, what do you think?

Barusan aja gua ditanya tentang "gimana perasaan elo saat digosipin badass  gara-gara temen lo badass?" Ok. Allah SWT bener-bener sayang sama gue karena pernah ngasih gue kejadian persis kayagini. Lagi-lagi karena mulut harimau netizen. Gue bersyukur because gue banyak banget dapetin pelajaran hidup selama 17 tahun, dan mungkin gue bakal dapetin pelajaran hidup yang ga kalah keren nanti, pelajaran hidup itu bukan tentang masalah hidup aja ya. Pelajaran hidup itu tentang bagaimana kita bisa ngambil semua hikmah dari setiap kejadian di dalam hidup, dan kita bisa memperbaiki diri juga tau keputusan apa yang harus kita pilih di kemudian hari. Do you agree? "Misalnya, teman lo digosipin, dan gosipnya itu sangat menjatuhkan dia dan bikin orang-orang jadi envy temenan sama dia dan dia sendiri membenarkan gosip itu. Apakah kamu masih ingin berteman sama dia? Kenapa?" Hmmm thats realityy, gua pernah merasakan itu... setiap gua punya teman pasti ada aja gosip n...

Kejujuran membawa berkah

Singkat aja sih ceritanya, jadi gini.. tadi aku habis nanyain temen-temen di instagram tentang 'apa sih yang udah di dapat selama sekolah 12 tahun?' Berhubung saat ini aku udah kelas 12 dan sebentar lagi lulus. Aku jadi sering nanya sama diri sendiri  "Buat apa sih sekolah?" "Penting ga sih sekolah?" "Percuma ga sih sekolah sedangkan pelajaran aja cuma sedikit yang nyantol" Dan pertanyaan galau lainnya yang bikin aku semakin mencari ilmu yang ku dapat dari SD sampai SMA yang sekarang sedikit demi sedikit hilang ditelan malam. *apaan sih* Ya maksud ku, ga cuma aku yang mikir kayagitu. Banyak dari temen-temen aku juga mikir hal yang sama, apalagi aku yang ada di jurusan IPA dan pas mau lulus merasa passionnya bukan di IPA. Inilah bukti kalau manusia itu kompleks banget dan mungkin banyak banget dari kita belum nemuin jati diri kita. Oke, aku ga bakal nulis tentang jati diri, tapi aku ingin nulis tentang sekolah. Iya sekolah yang ...

Pernah dapat Hate Speech?

Kali ini aku pake kata 'gue' ya.. hahaha Mungkin bagi kalian yang kenal gue tapi ga tau gue yang sebenernya, pasti banyak banget impression tentang sikap gue. Gue sering banget denger gosip tentang diri gue, kalau gue sering dibilang "pencari masalah" dan hebatnya gue ga kenal sama orang yang bilang gitu, kenal aja engga apalagi akrab. Ga salah lagi kalau itu adalah semacam "FITNAH" buat gue. Ya gue sih ga gimana-gimana. Udah biasa dibilangin macem-macem, tapi kayanya klarifikasi diperlukan buat ngelurusin pikiran orang-orang untuk gak salah persepsi dan ga jadi dosa nantinya buat mereka yang sok kenal sama gue itu. Pertama, gue nanya dulu deh, lo tau hate speech? Hate speech itu ucapan kebencian atau tindakan komunikasi yang dilakukan oleh suatu individu atau kelompok dalam bentuk provokasi, hasutan, ataupun hinaan kepada individu atau kelompok yang lain. (Semacam bullying) tapi lucu aja orang jaman now sukanya ngebully dibelakang, pas ketemu mal...

Olimpiade Sastra Nasional 2017

Tak dididik untuk terdidik Nama pengarang: Cherry Rabiullan Sari Diterbitkan        : Koran Radar Banjarmasin  Edisi                  : 10 s/d 15 Agustus 2017 Pesawat Caca baru saja sampai di Banjarbaru, perjalanan dari Merauke ke Kalimantan memang jauh, “amboyyy, ramai sekali di Banjarbaru ini, jadi tak sabar pindah ke rumah baru” sorak Caca. Ia baru saja menyelesaikan pendidikannya di SMAN 1 Merauke, ia tinggal jauh dari orang tuanya. Ayahnya berkerja sebagai pengamat pendidikan, ibunya berkerja di Kantor Balai Bahasa di kota Merauke. Ironi, walaupun mempunyai keluarga lengkap ia merasa hidup yatim piatu. Tapi itu dulu, kini perjalanannya menuju Banjarbaru untuk merubah kehidupannya akan segera terwujud, mulai tahun ini ayahnya akan menjadi Rektor Universitas Lambung Mangkurat dan Ibunya juga akan berkerja di Kantor Balai Bahasa Kalimantan Se...

Review Text about Painting

The Storm Painting Painted by             : Raden Saleh Genre                    : Romantisme             We like this painting because it has a good mean and easy to understand by every person who see this painting but the painting has dark colour, so the ships not obvious.             This painting is made on 1851 with oil paint on canvas with size 97 x 74 width. The tittle of this painting is “Badai” or “The Storm” with the genre romantisme. Actually, in this painting, the painter want to tell his feeling that confused between desire to live and ideal imagination world and real life that complicated.             In the storm painting, we can look how Raden Saleh tell...