Assalamualaikum
blogger!
Selamat
pagi/siang/sore/malam (tergantung kalian baca pas kapan), wah sudah lama sekali
Ceri ga mampir buat bikin blog.
nah
nah.. kali ini Ceri akan berusaha memberitakan sesuatu yang bermanfaat, eaa.
bukannya
sok ngartis, atau gimana.. cuman awal mulanya bikin blog juga iseng doang.
setiap
liburan ga tau mau ngapain, yahh maklum ya liburan di kasur doang. kerjaannya
tidur, makan, nonton tv, sholat, ngaji, nonton youtube, pantengin Instagram,
liat snapgram temen yang lagi di raja ampat atau di pantai kuta ataaau makan di
mall sama pacar, bah sedih amat liburan gue -_- dan ceri males banget belajar
pas liburan hehe, *jangan ditiru ya! berusaha berubah kok -,-*
oke,
kenapa ceri ngasih tau tentang "sesuaikan dirimu"? yah karena
berdasarkan pengalaman ceri, melihat dan memahami sikap keluarga, teman dan
orang sekitar sangat penting untuk kelangsungan hidup agar damai dan
tenteram. kalau kalian merasa sendirian,
kesepian dan gak punya temen, itu cuma perasaan kalian aja dan sikap kalian
yang belum bisa menyesuaikan diri di lingkungan hidup kalian, entah itu terjadi
karena hidup merantau, atau pindah sekolah mengikuti pekerjaan orang tua, dll.
berikut
10 cara yang Ceri lakukan saatberada di lingkungan baru.
1.
Perhatikan cara bicaranya dan diam
kalau
mereka suka merendahkanorang, maka alangkah baiknya kamu diam dan jangan ikut
menjelek-jelekan orang yang dia bicarakan, karena bisa saja ketika di belakang
mu dia juga merendahkan kamu, karma kan jadinya wkwk. tapi, kalau kamu tetap
direndahkan yah biarkan saja, toh pahalanya ngalir ke kamu juga. tapi parahnya
lagi kalau dia dengan sengaja merendahkan kamu dihadapan kamu sendiri, saat
kalian berbicara, terlebih lagi jika di depan banyak orang, "hahaha
iyalah, kan ga kaya dia tuh bloon, jelek, dekil" nah itu contoh kata-kata
kasar yang mereka anggap itu bercanda tapi orang yang mendengarkan belum tentu
nganggap itu candaan, jadi sikap yang harus kamu pilih adalah diam dan
berdoalah dalam hati "Ya Allah semoga dia diberi kesadaran" dan ta
daaaa! ga lama pasti deh kalian bakal liat keajaiban apa yang diberi Allah
untuk dia, entah muka dia kena lumpur atau peringkat dia lebih rendah dari
kalian.
2.
Hindari perdebatan bodoh
Yap, ini sering terjadi jika kita berdebat
masalah jawaban ujian atau tentang proyek pekerjaan. cielah kaya udah kerja aja
gua wkwk. yang sering ceri alamin ini ketika selesai Ujian atau UAS atau UTS
atau UH atau UN atau apalah terserah -_- dan biasanya anak-anak pasti ngomongin
masalah jawaban yang bener apa ya? kira-kira bener ga ya jawaban gua? duh kalau
salah apa alasannya coba? etc. nah ketika kamu bilang "ini tuh jawabannya
A soalnya bahasa latin tulang paha itu femur, bukan illium atau karena kucing
itu mammalia, atau karena dia itu ga nembak-nembak gue makanya salah"
*baper deh baper gaje* yah pokonya semacam itulah.. dan temen yang lo kasih tau
malah bilang gini "hah? mana ada? sotoyyy" *yah ini anak ketahuan
banget kan otaknya gimana, udah dikasih tau malah gitu* nah kalau kalian malah
perdebatin dia yang jelas-jelas apa yang kita bilang itu bener dan dia nganggap
salah, sok diketawain aja atuh. asalkan tindakan kalian emang udah ada bukti
dan emang bener jawabannya itu ada di buku atau internet, yah hal serupa kaya
jawab soal mtk, trus ada yang nanya ke kalian dan kalian kasih tau rumusnya eh ternyata dia malah
perdebatin dan ujungnya ga percaya *ini anak maunya apa coba?* jadi kalau
ketemu temen yang begitu kalian bisa kok bela diri (read: berdebat) tapi kalau
dia keras kepalanya udah lewat dan itu memicu permusuhan dan kesal di hati saran
ceri jangan dilanjutin deh. ntar waktu dikasih tau guru jawaban yang bener
ketahuan siapa yang salah, malu sendiri kan dia. itu yang dinamakan 'tong
kosong nyaring bunyinya'.
3.
Beri Nasehat
Ceri sering di panggil "mami" bukan
mumi ya-_- awal mulanya, ceri punya temen yang kayanya santaiii banget
ngejalanin hidup kaya air mengalir. suatu hari pas jam kosong dia nanya
"eh
cer, cita-cita mu apa?"
aku
jawab "aku mau jadi....."
"ohh
gitu, enak ya"
"kalau kamu?"
"aku bingung mau jadi apa, aku mau jadi
istri yang baik aja deh"
lahh gue langsung ngakak, bener juga sih, di
dalam Islam kan sejatinya seorang perempuan wajib menjadi istri yang baik. tapi
di jaman yang modern dan pesatnya perkembangan ekonomi khususnya di Asia akan
menjadi sulit jika kita sebagai generasi muda ga bercita-cita untuk bersaing
dengan negara asing melawan krisis ekonomi yang tidak mustahil akan terjadi
jika semua anak muda tidak semangat. Naudzubillah. jadi setelah aku denger
perkataan dia, spontan aku langsung nasehatin dia *gaya banget, tua an juga tua
dia beberapa bulan* setidaknya aku berusaha memberi tau pemikiran ku entah dia
terima atau tolak itu urusan dia. nah, rata-rata temen aku yang sering aku
nasehatin manggil aku "mami". nanti rasain sendiri deh bahagianya
udah bantu orang.
4.
Catat hal yang dilakukannya jika perlu
Bukan berarti apa aja kegiatannya dicatat-_-
lo kira malaikat atid dan rakib? maksudnya disini adalah hal yang dilakukannya
kepada orang yang ngejek dia, orang yang muji dia, orang yang ngeremehin dia,
nah dari situ kita bisa lihat ini orang cocok apa engga jadi sahabat terpercaya
kita, yah itu tergantung pemikiran kita dan sudut pandang kita. setelah itu
catat sifat dia menurut kamu misalnya
si
A orangnya pemarah jika dicubit, maka kita jangan melakukan hal itu jika kita
ga mau cari ribut.
si
B orangnya suka ngerendahin orang lain, maka saran ceri berteman sewajarnya
saja dan jangan dijadikan sahabat, kecuali kalian tahan dengan omongan pedasnya
setiap hari dan sikap bossy nya.
si
C orangnya rendah hati, lucu, dan ga pemalu juga enak diajak bicara, bisa jaga
rahasia, dsb. nah jika kalian menemukan sudut pandang yang seperti ini terhadap
teman kalian artinya dia cocok untuk dijadikan sahabat.
5.
Rasakan menjadi dia
Kalian
belum bisa menjadi sahabat yang benar-benar sahabat jika belum bisa merasakan
dia. jangankan sahabat, semua orang pun jika kalian berpikir dan merasakan jadi
orang lain, maka omongan, sikap, akan lebih terkontrol terlebih lagi kalian
juga sudah mengetahui dan mengamati sikap orang tersebut. bukan hal mudah
merasakan jadi orang lain, namun dengan hal itulah kamu akan menjadi pendengar
yang baik dan tidak hanya itu kamu akan memberi solusi untuk masalah yang
sedang dihadapi teman mu. cara ini juga menunjukkan banyaknya orang sukses
adalah orang yang peduli terhadap orang lain.
6.
sesuaikan sifat agar cocok namun tidak meniru
maksudnya
adalah sifat menyesuaikan diri. yah seperti yang sudah ceri jelaskan di nomor
4, tapi biasanya orang salah langkah berawal dari tidak enak hati akan
ajakannya lalu menjadi teman yang meniru sikapnya, dan kehilangan jati diri
yang sesungguhnya. Jadi, berteman lah seperti landak, jika terlalu dekat akan
saling menyakiti, terlalu jauh akan kedinginan satu sama lain, intinya berteman
jangan terlalu berlebihan, jangan terlalu dekat atau memutuskan hubungan saat
terjadi pertengkaran, cobalah untuk memaafkan, dan ingat kembali masa lalu yang
bahagia bersama-sama, karena sebuah pertengkaran tidak lain dari program kerja
setan yang ingin kita merasa sedih, kesepian, dan menyimpan dendam, itulah
penyakit terparah yang ada di dalam diri manusia. dan obatnya hanya Allah,
Al-Qur'an dan orang-orang yang menyayangi kita, maka jagalah mereka selalu.
Jangan coba-coba berpikir bahwa semua masalah yang kita hadapi dapat
diselesaikan sendiri, kita adalah makhluk sosial, peribahasa juga mengatakan
"berkerja sama kita hidup, sendirian kita mati"
7.
Selalu rendah hati dan menyebarlah
Sebanyak
apapun prestasi kita, jangan sombong dan tetap rendah hati. karena secara tidak
langsung, kesombongan mu membuat teman-teman menjauhi mu dan akhirnya kamu
kehilangan mereka. tak perlu ceritakan kepada mereka bahwa kamu mempunyai ini
dan itu, pergi kesini dan kesitu jika mereka tak bertanya, karena mereka tidak
membutuhkan itu, tapi jika memungkinkan cerita lah selalu masalah apa yang
sedang dihadapi mu kepada mereka dengan syarat kamu juga akan mendengarkan
mereka ketika mereka dalam masalah. kita boleh mendapat teman baru, tapi jangan
lupakan teman lama, menyebarlah, berteman lah dengan siapapun, semakin kamu
mempunyai banyak teman maka kamu semakin tau apa arti dari hidup ini. dengan
syarat, bertemanlah sewajarnya saja.
8. Sabar dan selalu berdoa
Tidak
sedikit anak remaja yang bunuh diri karena dibully oleh teman-temannya. Bully
memang sesuatu yang tidak bisa diobati hingga sekarang, terlebih lagi di zaman
yang lebih bebas dari segi elektronik dan adab. Hanya diri sendiri yang dapat
menyelamatkan dan diri sendiri pula lah yang dapat membunuh. maka bersabarlah
dan selalu ingat Allah, selalu ingat Tuhan mu, kamu tidak sendiri, dan yakin
akan keajaiban yang membuat mereka menyesal karena telah menyakiti diri mu dan
yang telah membawa mu ke jalan yang lebih baik, semua ada balasannya. Tetapkan
tujuan sebenarnya yang membawa mu berada di tanah kamu tinggali sekarang,
jangan hindari kenyataan, tapi jalani lah.
9.
Diam bukan berarti lemah
Ya,
bukan berarti kamu diam ketika berdebat, diam ketika dibully, diam ketika
direndahkan itu lemah. mungkin kamu bisa memberi sedikit pencerahan bahwa diam
juga perlawanan, mereka akan lelah dan pusing dengan sikap kita yang begitu
sulit untuk baper dengan omongan mereka, dan mendoakan mereka cepat sadar. diam
bukan berarti menangis, berikan tatapan tajam bahwa kalian tidak ingin
berkelahi dan mencari keributan, tatapan yang membuat orang-orang takut akan
wibawa yang kamu punya. berdebat sekali itu pemberitahuan, berdebat dua kali
itu kepastian, berdebat tiga kali itu kebodohan. maka diam lah setelah berdebat
untuk yang kedua kalinya agar kamu tidak mendapat kebodohan.
10.
selalu berikan senyuman
memang
cara yang di atas cukup sulit untuk orang yang suka baper dan dengerin omongan
orang, bukan berarti baper tidak berguna di hidup ini. baper hanya bagus
dilakukan untuk beberapa hal saja, tapi ketika penyesuaian diri jangan pake
dulu rasa baper nya, anggap aja semua itu adalah perburuan teman sejati yang
mana selama perburuan kamu bertemu anjing, babi, kucing, macan, singa, bahkan
cheetah, jurang, jebakan dll, itu semua tantangan yang harus dihadapi,
tersenyumlah dan selalu ingat tujuan. saat tujuan sudah tercapai kamu akan
mengingat kenangan, apa dan siapa saja yang telah kamu temui dalam perburuan
itu. begitulah hidup. Tersenyumlah agar kamu selalu ingat betapa bahagia ketika
tujuan itu tercapai. tersenyumlah agar kamu memberikan kesan yang baik untuk
semua orang dan orang yang kamu cintai.
okee,
thank youu buat semua pemirsaa. semoga bermanfaat :) share and give your
comment ;)
find
me on Instagram: @cherryrans
Komentar
Posting Komentar